Kamis, 20 Maret 2014

PERAN GURU DALAM PENCEGAHAN DAMPAK NEGATIF GLOBALISASI BAGI SISWA

Globalisasi atau disebut juga sebagai megatrend adalah keterkaitan dan ketergantuangan  antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan, inbvestasi, perjalanan, budaya popular dan bentuk- bentuk interaksi lain sehingga antar satu Negara dengan Negara lainnya seperti tidak ada batas.  Dengan demikian secara otomatis gaya hidup, kebudayaan, dan hasil kebudayaan dari suatu bangsa akan dapat masuk ke negara lain dengan cepat tanpa adanya kendali.
Salah satu dampak globalisasi adalah cepatnya perkembangan teknologi di negeri berkembang/ negara miskin yang berasal dari kebudayaan negara maju sebagai produsen teknologi tersebut. Cepatnya perkembangan teknologi tersebut membuat trend/ gaya hidup masyarakat turut berubah seiring perkembangan yang terus-menerus terjadi, jenis bahasa, permainan, pola pikir, pola hidup, karakteristik bangsa bahkan moral bangsa bisa ikut berubah kearah yang sulit dikendalikan.
Disadari atau tidak, anak balita, SD, SMP mereka sebagai orang yang belum mengerti akan dampak negative dari teknologi yang mereka gunakan sehari-hari seperti Tablet, HP, Play station, game online dan masih banyak lagi ya mungkin pembaca lebih tahu lah hehehehehe J …… J . para orang tua terkadang terlalu memanjakan anak mereka yang boleh dikatakan kurang cukup umur untuk menggunakan hal-hal tersebut dan menganggapnya sebagai suatu bentuk kemoderenan anak mereka yang mereka sendiri pikir adalah suatu kebanggaan tersendiri…. Namun perlu diketahui bahwa penggunaan sarana-sarana tersebut diatas bagi anak-anak mampu membentuk pribadi yang individualis namun tidak bisa hidup mandiri ( manja )… aneh yaa individualis tapi manja… hehehe… selain itu, dampak lain yang ditimbulkan adalah hilangnya kreatifitas masa kecil mereka, padahal kreatifitas masa kecil berperan penting bagi pembentukan kreatifitas posotif anak loooooowh…
Jika hal tersebut terus menjadi tontonan dan pembiaran kita semua, bukan tidak mungkin generasi yang akan datang hanya akan menjadi konsumen, konsumen dan konsumen, karena kepribadiannya yang tidak mandiri dan tidak kreatif menghasilkan pribadi yang malas dan cenderung pasif terhadap kreatifitas. Akhir dari itu semua tetaplah Indonesia akan tetap menjadi “PASAR BUKAN SEBAGAI PRODUSEN” bagi penjualan produk dari Negara-negara di dunia…. Lantas jika sudah seperti itu mau dibawa kemana bangsa ini???????
Pada pembahasan kali ini, saya akan memberi sedikit uraian tentang peranan guru dalam membentuk kepribadian generasi muda dalam menghadapi era globalisasi agar tetap berjalan sesuai dengan tuntunan UUD 1945 dan GBHN sehingga tidak terjerumus kedalam hal negatif yang akan menyengsarakan kehidupan kita semua di masa yang akan datang.
Tugas Guru
Menurut Bapak Daoed Yoesoef (1980) menyatakan bahwa seorang guru mempunyai tiga tugas pokok yaitu tugas profesional, tugas manusiawi, dan tugas kemasyarakatan (sivic mission). Jika dikaitkan pembahasan tentang kebudayaan, maka tugas pertama berkaitan dengan logika dan estetika, tugas kedua dan ketiga berkaitan dengan etika.

Tugas-tugas profesional dari seorang guru yaitu meneruskan atau transmisi ilmu pengetahuan, keterampilan dan nilai-nilai lain yang sejenis yang belum diketahui anak dan seharusnya diketahui oleh anak, JADI GURU ITU TIDAK BOLEH PELIT YA SAUDARA-SAUDARA… hehehehehe
J ……

Tugas manusiawi adalah tugas-tugas membantu anak didik agar dapat memenuhi tugas-tugas utama dan manusia kelak dengan sebaik-baiknya. Tugas-tugas manusiawi itu adalah transformasi diri, identifikasi diri sendiri dan pengertian tentang diri sendiri. Dalam hal ini guru dituntut untuk dapat membentuk kepribadian siswa yang bermoral dengan cara membuat mereka tahu akan potensi dan pengenalan terhadap dirinya sendiri.

Usaha membantu kearah ini seharusnya diberikan dalam rangka pengertian bahwa manusia hidup dalam satu unit organik dalam keseluruhan integralitasnya seperti yang telah digambarkan di atas. Hal ini berarti bahwa tugas pertama dan kedua harus dilaksanakan secara menyeluruh dan terpadu. Guru seharusnya dengan melalui pendidikan mampu membantu anak didik untuk mengembangkan daya berpikir atau penalaran sedemikian rupa sehingga mampu untuk turut serta secara kreatif dalam proses transformasi kebudayaan ke arah KEADABAN demi perbaikan hidupnya sendiri dan kehidupan seluruh masyarakat di mana dia hidup.

Tugas kemasyarakatan merupakan konsekuensi guru sebagai warga negara yang baik, turut  mengemban dan melaksanakan apa-apa yang telah digariskan oleh bangsa dan negara lewat UUD 1945 dan GBHN. NAAAH INI DIHE, BERARTI GURU ITU HARUS MENDIDIK MURID AGAR MEREKA TERUS BERADA DALAM KOLIDOR ATURAN NEGARA INDONESIA YAITU UUD 1945 DAN GBHN. Jika ada hal budaya baru yang datang dari manapun tidak sesuai dengan aturann Negara kita, maka kita berkewajiban dan berhak untuk menolaknya… disinlah peran guru sebagai sosialisator UUD 1945 dan GBHN bagi murid-muridnya agar mereka tahu mana yang boleh diikuti dan yang tidak boleh diikuti oleh kita sebagai warga Negara Indonesia yang baik, beradab dan berdaulat dimata dunia

Ketiga tugas guru itu harus dilaksanakan secara bersama-sama dalam kesatuan organis harmonis dan dinamis. Seorang guru tidak hanya mengajar di dalam kelas saja tetapi seorang guru harus mampu menjadi katalisator, motivator dan dinamisator pembangunan tempat di mana ia bertempat tinggal.

Ketiga tugas ini jika dipandang dari segi anak didik maka guru harus memberikan nilai-nilai yang berisi pengetahuan masa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang, pilihan nilai hidup dan praktek-praktek komunikasi. Pengetahuan yang kita berikan kepada anak didik harus mampu membuat anak didik itu pada akhimya mampu memilih nilai-nilai hidup yang semakin komplek.

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa guru sebagai pendidik berkewajiban memberikan seluruh ilmu yang dimiliki kepada siswanya tanpa terkecuali yaitu dengan teori rinci yang diajarkan, serta bentuk contoh yang baik/ teladan bagi siswa, yang dilakukan oleh guru itu sendiri agar murid dapat mengetahui bukti dari teori yang diajarkan dalam bentuk contoh kehidupan sehari-hari…. Hehehe pembaca sekalian, yang namanya guru itu yaaaa orang yang digugu dan ditiru kan? Maka dari itu bagi seorang guru harus memberikan contoh yang baik dulu terhadap muridnya, barulah selanjutnya tugas murid untuk mengikuti/ meniru bentuk contoh perbuatan dari gurunya…. J

Guru sebagai orang tua… ciiieeeeee orang tua, padahal yang nulisnya juga belum tua-tua amat wkwkwkwkwk…… harus tahu betul potensi dan karakteristik anak didik agar dapat mengarahkan anak kearah positifnya dengan cara memaksimalkan potensi sesungguhnya dari apa yang dimiliki siswa-siswanya sehingga siswa banyak disibukan dengan kreatifitas yang positif dan sudah barang tentu menghasilkan sebuah karya, sehingga tidak tergantung terhadap produksi/ kreatifitas orang lain/ bangsa lain karena siswa sendiri sudah dibekali ilmu dan kreatifitas dari hasil pengenalan potensi yang diberikan para guru…… MANTAP….. INDONESIA JADILAH BANGSA YANG KREATIF, INOVATIF MANDIRI DAN JAYA SEPANJANG MASA DEMI TERCIPTANYA MASYARAKAT YANG ADIL, MAKMUR DAN SEJAHTERA……. J

Kesimpulan yang ketiga yaitu guru dituntut dapat mengemban sekaligus menularkan ilmu berikut system hukum Negara yaitu UUD 1945 dan Garis-Garis Besar Haluan Negara, hal ini dimaksudkan agar siswa mengetahui apa saja hal-hal yang sesuai dengan kepribadian Bangsa dan Negara kita Indonesia tercinta, sehingga siswa sudah dibekali dengan pelindung pribadi agar mampu menyaring-kebudayaan-kebuadayan, produk-produk asing yang layak diterima dan tidak layak untuk diterima masuk ke dalam kepribadian masyarakat Indonesia tercinta… J J

Alhamdulillah…. Beeeeressss juga…. Semoga bermanfaat yaaaa kalau ada yang mau nambahin boooleh saya tunggu demi majunya pengetahuan kita… meskipun ini hanya dilihat dari sudut pandang tugas guru saya harapkan mampu mendatangkan kontribusi bagi kita semua, belum saya bahas dari sudut pandang orang tua karena saya belum pernah jadi orang tua yaaa J J J

Minggu, 16 Maret 2014

MATERI ULANGAN HARIAN MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0

MATERI ULANGAN HARIAN MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0

Visual Basic 6.0 sebetulnya perkembangan dari versi sebelumnya dengan  beberapa penambahan komponen yang sedang tren saat ini, seperti kemampuan pemrograman internet dengan DHTML (Dynamic HyperText Mark Language), dan beberapa penambahan fitur database dan multimedia yang semakin baik. Sampai saat buku ini ditulis bisa dikatakan bahwa Visual Basic 6.0 masih merupakan pilih pertama di dalam membuat program aplikasi yang ada di pasar perangkat lunak nasional. Hal ini disebabkan oleh kemudahan dalam melakukan proses development dari aplikasi yang dibuat.
1.2. Interface Antar Muka Visual Basic 6.0
Interface antar muka Visual Basic 6.0, berisi menu, toolbar, toolbox, form,  project explorer dan property seperti terlihat pada gambar 1.1. berikut:
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjro4hOowGIeGvguJ89ASAsP2lMJf6JmKS7gF7jxy7Rj4uUV85zo6smEmRJhhzrPLDWYwmaHFlh0xh73t7GzKfczLBI9esmUDrllETK6WUxyhDskxPF_K05p2PKhq72OFNKYtCriwYT5NBt/s320/f.JPG
Gambar 1.1. Interface antar muka Visual Basic 6.0

Pembuatan program aplikasi menggunakan Visual Basic dilakukan dengan membuat tampilan aplikasi pada form, kemudian diberi script program di dalam komponen-komponen yang diperlukan. Form disusun oleh komponen-komponen yang berada di [Toolbox], dan setiap  komponen yang dipakai harus diatur propertinya lewat jendela [Property]. Adapula komponen-komponen yang terdapat di dalam Visual Basic sebagai berikut:
·                     Form Design Merupakan area yang disediakan untuk pengguna melakukan perancangan dalam pembuatan program atau apikasi.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgEL4wkUzRuNvOgq70YAq7gxQ7eeTFpGs53ju_YunT00BcK2YQW7Uyq_mhP9h6jv4ZF5ZAlZlvAs86s-cuUQeqBhUczkITarZNPhwfRj5qVYvHaDhDPg_KTA5UVDiJx-q7g96_rvc7hBe6n/s320/h.jpg
·                     Code Window merupakan area yang disediakan untuk pengguna dalam melakukan penulisan code program yang akan dibuat.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhoYYP5UPsqu818A-lnttGabx5r37grVDnFYeunKK4iRZIEmqg8yy2tYrWsAIwuEXmPwaPjfym4YWSdfNCGwsE0RE1aMXqcV64AaYiQkVusDjIfct49UqmRReZ52-YhOXxgcIyiP0vxFUo/s320/j.jpg
·                     Menu Bar merupakan daftar menu yang berisi daftar perintah-perintah yang dapat digunakan saat bekerja membuat program.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi8RpmcVz_Zb8PZ9r6mYn_nylkNlh6-7odUVRxJSRHScsm84XVXkesS9ViujY8-KMMvjDel6CdhFoaJPPkwGPUeGSISyTVoyj_PAEPssiUy7yeTHyn5UG749KuY_ikR5isbIwG_1fhvoRCq/s320/k.jpg
·                     Tool Bar merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengakses secara cepat perintah-perintah dalam menu bar.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgJToENK8xYQ3zTzlD4J542poQumDZ-Jhyphenhyphen6YvZz28_a4CHJmMMH3rhJisieFez6LVShipXqw4WlQnmfbvgXLkM3A0elCtWqO0tUhfQrjBUXYvGVrOah0sCFnUw3P7r8P4d71T5PFiVDbpfI/s320/l.jpg
·                     Project Explorer merupakan daftar tampilan form dan module yang ada pada project yang aktif.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj0b8rcYHxkkr_wTClqRkLgRK585cCjJpGmi2KKdjQco8fJXjNVfk3TiKpz_Khu89rG6i42HX6cRIOvUd-PaZX9vWQ7vPZREZbIvfLS0gxvaPcwlbYrpj603vykbTFL3G5R55rbqVgzTz6r/s1600/n.jpg
Menu pada dasarnya adalah operasional standar di dalam sistem operasi windows, seperti membuat form baru, membuat project baru, membuka project dan menyimpan project. Di samping itu terdapat fasilitas-fasilitas pemakaian visual basic pada menu. Untuk lebih jelasnya Visual Basic menyediakan bantuan yang sangat lengkap dan detail dalam MSDN.
Toolbox berisi komponen-komponen yang bisa digunakan oleh suatu project aktif, artinya isi komponen dalam toolbox sangat tergantung pada jenis project yang dibangun. Komponen standar dalam toolbox dapat dilihat pada gambar 1.2 berikut ini. 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgqLi_Rc3hxAe2C5j-OjcNsnVD625S0e23E4X4Jkhpn666BbiJYJywFUS19lwHLPFKzS68_9piZZmOBbCTPxLwsuhEQmarMFpbmVAHIkzCOvWqHOvamee_Pwe_DnnyNIv2iENMkarMHV-1S/s320/g.JPG
Gambar 1.2. Komponen standar dalam Toolbox
·                     Property Window merupakan alat yang digunakan untuk mengatur property dari suatu program atau aplikasi yang sedang dibuat.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEig4elzdGbXVAfkH4Z_-UKjgDZzZwgceXXmqPhV4OOq1SwSlIRpt6N39z8E-PW72locCRf8bladqz_voKuYwxDdR59_dLBVg9e8gP8zqsv4-n4nvWuwE8BWth3UKRqe1FGcEGY2tQhheTSN/s320/b.jpg


·      Picture box               :Merupakan tool untuk menampilkan gambar pada vb
·      Label                          :Merupakan tool untuk membuat teks seperti judul, dan sebagainya. Label tidak bisa di ubah-ubah oleh user.

·      Frame                         :Merupakan tool untuk membuat sebuah bingkai.
·      CheckBox                   :Merupakan tool untuk membuat kontrol pilihan, dimana kontrol ini terpilih jika di klik user. CheckBox dapat di pilih 1 atau lebih.

·      ComboBox                  :merupakan tool Untuk membuat kontrol kombinasi antara TextBox dengan ListBox.
·      HScrollBar                 :merupakan tool Untuk membuat Scrollbar secara horizontal.
·      Timer                          :Merupakan tool untuk mengontrol waktu.
·      DirListBox                  :Merupakan tool untuk menampilkan direktori atau folder.
·      Shape                          :Merupakan tool untuk membuat kotak, persegi panjang atau lingkaran.
·      Image                          :Untuk membuat gambar.
·      OLE                              :Untuk menghubungkan software lain ke form.
·      PictureBox                 :Untuk menampilkan gambar di form.
·      TextBox                       :Merupakan tool untuk membuat teks yang bisa di ubah-ubah oleh user.
·      CommandButton      :Merupakan tool untuk membuat tombol, seperti tombol OK, cancel, dan sebagainya terserah anda.

·      OptionButton            :Merupakan tool untuk membuat menu suatu pilihan,Fungsinya sama seperti CheckBox, namun OptionButton hanya dapat di pilih 1 oleh user.

·      ListBox                        :Merupakan tool untuk membuat daftar pilihan.
·      VScrollBar                  :Untuk membuat Scrollbar secara vertikal.
·      DriveListBox              :Merupakan tool untuk menampilkan drive yang ada di komputer.
·      FileListBox                 :Merupakan tool untuk menampilkan file-file.
·      Line                             :Merupakan tool untuk membuat garis.
·      Data                            : Merupakan tool untuk menghubungkan database ke form. 

1.3. Konsep Dasar Pemrograman Dalam Visual Basic 6.0
Konsep dasar pemrograman Visual Basic 6.0 adalh pembuatan form dengan mengikuti aturan pemrograman Property, Metode dan Event. Hal ini berarti: 
(1) Property: Setiap komponen di dalam pemrogramanVisual Basic dapat diatur propertinya sesuai dengan kebutuhan  aplikasi. Property yang tidak boleh dilupakan pada setiap komponen adalah “Name”, yang berarti nama variabel  (komponen) yang akan digunakan dalam  scripting. Properti “Name” ini hanya  bisa diatur melalui jendela Property, sedangkan nilai peroperti yang lain bias diatur melalui script seperti
Command1.Caption=”Play”
Text1.Text=”Visual Basic”
Label1.Visible=False
Timer1.Enable=True
 (2) Metode: Bahwa jalannya program dapat  diatur sesuai aplikasi dengan  menggunakan metode pemrograman yang diatur sebagai aksi dari setiap  komponen. Metode inilah tempat untuk mengekpresikan logika pemrograman  dari pembuatan suatu prgram aplikasi.
(3) Event: Setiap komponen dapat beraksi melalui  event, seperti event click pada command button yang tertulis dalam layar script Command1_Click, atau event  Mouse Down pada picture yang tertulis dengan  Picture1_MouseDown.  Pengaturan event dalam setiap komponen yang akan menjalankan semua metode  yang dibuat.


Senin, 10 Maret 2014

DATABASE MYSQL

Dalam postingan kali ini, saya akan sedikit menyajikan pemahaman tentang database dan perancangan database menggunakan mysql. Postingan kali ini ditujukan khususnya untuk murid-murid saya dan pengunjung lain yang membutuhkan informasi dan wawasan tentang mysql pada umumnya. Materi singkat dalam merancang sebuah database menggunakan mysql menyajikan pengetahuan umum tentang mysql dan perintah-perintah sql untuk perancangan database. Baiklah kita mulai saja materinya.

Definisi Basisdata/ Database

Database atau basis data adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer dan dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi berupa tipe data, struktur, dan juga batasan-batasan data yang akan disimpan. Basis data merupakan aspek yang sangat penting dalam sistem informasi dimana basis data merupakan gudang penyimpanan data yang akan diolah lebih lanjut. Basis data menjadi penting karena dapat menghidari duplikasi data, hubungan antar data yang tidak jelas, organisasi data, dan juga update yang rumit.
Proses memasukkan dan mengambil data ke dan dari media penyimpanan data memerlukan perangkat lunak yang disebut dengan sistem manajemen basis data (database management system | DBMS). DBMS merupakan sistem perangkat lunak yang memungkinkan user untuk memelihara, mengontrol, dan mengakses data secara praktis dan efisien. Dengan kata lain semua akses ke basis data akan ditangani oleh DBMS. Ada beberapa fungsi yang harus ditangani DBMS yaitu mengolah pendefinisian data, dapat menangani permintaan pemakai untuk mengakses data, memeriksa sekuriti dan integriti data yang didefinisikan oleh DBA (Database Administrator), menangani kegagalan dalam pengaksesan data yang disebabkan oleh kerusakan sistem maupun disk, dan menangani unjuk kerja semua fungsi secara efisien.
Tujuan utama dari DBMS adalah untuk memberikan tinjauan abstrak data kepada user (pengguna). Jadi sistem menyembunyikan informasi tentang bagaimana data disimpan, dipelihara, dan tetap dapat diambil (akses) secara efisien. Pertimbangan efisien di sini adalah bagaimana merancang struktur data yang kompleks tetapi masih tetap bisa digunakan oleh pengguna awam tanpa mengetahui kompleksitas strukturnya.

Dilihat dari jenisnya, basis data dibagi menjadi dua yaitu:

Basis data flat-file. Basis data flat-file ideal untuk data berukuran kecil dan dapat dirubah dengan mudah. Pada dasarnya, mereka tersusun dari sekumpulan string dalam satu atau lebih file yang dapat diurai untuk mendapatkan informasi yang disimpan. Basis data flat-file baik digunakan untuk menyimpan daftar atau data yang sederhana dan dalam jumlah kecil. Basis data flat-file akan menjadi sangat rumit apabila digunakan untuk menyimpan data dengan struktur kompleks walaupun dimungkinkan pula untuk menyimpan data semacam itu. Salah satu masalah menggunakan basis data jenis ini adalah rentan pada korupsi data karena tidak adanya penguncian yang melekat ketika data digunakan atau dimodifikasi.
Basis data relasional. Basis data ini mempunyai struktur yang lebih logis terkait cara penyimpanan. Kata "relasional" berasal dari kenyataan bahwa tabel-tabel yang berada di basis data dapat dihubungkan satu dengan lainnya. Basis data relasional menggunakan sekumpulan tabel dua dimensi yang masing-masing tabel tersusun atas baris (tupel) dan kolom (atribut). Untuk membuat hubungan antara dua atau lebih tabel, digunakan key (atribut kunci) yaitu primary key di salah satu tabel dan foreign key di tabel yang lain. Saat ini, basis data relasional menjadi pilihan karena keunggulannya. Beberapa kelemahan yang mungkin dirasakan untuk basis data jenis ini adalah implementasi yang lebih sulit untuk  data dalam jumlah besar dengan tingkat kompleksitasnya yang tinggi dan proses pencarian informasi yang lebih lambat karena perlu menghubungkan tabel-tabel terlebih dahulu apabila datanya tersebar di beberapa tabel.

I.       Pendahuluan 
MySQL dikembangkan sekitar tahun 1994 oleh sebuah perusahaan pengembang software dan konsultan database bernama MYSQL AB yang berada di Swedia. Waktu itu perusahaan tersebut masih bernama TcX DataKonsult AB, dan tujuan awal dikembangkannya MySQL adalah untuk mengembangkan aplikasi berbasis web pada client. Awalnya Michael "Monty" Widenius, pengembang satu-satunya di TcX memiliki sebuah aplikasi UNIREG dan rutin ISAM buatannya sendiri dan sedang mencari antarmuka SQL yang cocok untuk diimplementasikan ke dalamnya. Mula-mula Monty memakai miniSQL (mSQL) pada eksperimennya itu, namun SQL dirasa kurang sesuai, karena terlalu lambat dalam pemrosesan query. Akhirnya Monty menghubungi David Hughes, pembuat mSQL yang sedang merilis versi kedua dari mSQL. Kemudian Monty mencoba membuat sendiri mesin SQL yang memiliki antarmuka mirip dengan SQL, tetapi dengan kemampuan yang lebih sesuai sehingga lahirlah MySQL. Tentang pengambilan nama MySQL, sampai saat ini masih belum jelas asal usulnya. Ada yang berpendapat nama My diambil dari huruf depan dan belakang Monty, tetapi versi lain mengatakan nama itu diambil dari putri Monty yang kebetulan juga bernama My.

II. Keistimewaan MySQL
Sebagai database server yang memiliki konsep database modern, MySQL memiliki banyak sekali keistimewaan. Berikut ini beberapa keistimewaan yang dimiliki oleh MySQL:
a. Portability
MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai OS seperti Windows, Linux, Unix, Mac OS, Solaris, Unix, Amiga, HP-UX, Symbian.
b. Open Source "limited"
Dahulu MySQL didistribusikan secara open source (gratis), dibawah lisensi GPL sehingga kita dapat menggunakannya secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya. Namun, saat ini karena MySQL telah dibeli oleh SUN, maka kita tidak dapat lagi menikmati fitur-fitur baru yang ada di MySQL, karena SUN akan membatasi fitur-fitur baru ini hanya untuk user yang membeli lisensinya. Sehingga MySQL tidak lagi sebuah opensource yang benar-benar gratis lagi. MySQL sekarang hanya menyediakan fitur-fitur "dasar" saja yang saat ini sudah menggunakan versi 5.1. Untuk mendownloadnya silahkan download di sini dan dicari versi MySQL dengan OS kita.
c. Multiuser
MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami konflik. Hal ini memungkinkan sebuah database server MySQL dapat diakses klien secara bersamaan.
d. Performance Tuning
MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.
e. Column Types
MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks, seperti signed/unsigned integer, float, double, char, varchar, text, blob, date, time, datetime, timestamp, year, set serta enum.
f. Command dan Functions
MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah SELECT dan WHERE dalam query.
g. Security
MySQL memiliki beberapa lapisan sekuritas seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta password terenkripsi.
h. Scalability dan Limits
MySQL ammpu menangani database dalam skala besar dengan jumlah records lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 miliar baris. Selain itu, batas index yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
i.     Connectivity
MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan TCP/IP, Unix soket (Unix), atau Named Pipes (NT).
j. Localisation
MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan (error code) pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa.
k. Interface
MySQL memiliki interface terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
l. Clients dan Tools
MySQL dilengkapi dengan berbagai tool yang dapat digunakan untuk administrasi database, dan pada setiap tool yang ada disertakan petunjuk online.
m. Struktur Tabel
MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE dibandingkan database lainnya.
 II.                Ketentuan Memberi Perintah dalam MySQL
Berikut adalah ketentuan-ketentuan member perintah pada MySQL:
* Setiap perintah harus diakhiri dengan tanda titik koma (;) atau dengan memberikan perintah \g atau \G. Namun, pada umumnya user menggunakan tanda titik koma untuk mengakhiri perintah pada MySQL.
* Setiap perintah akan disimpan dalam buffer (memori sementara) untuk menyimpan histori perintah-perintah yang pernah diberikan.
* Perintah dapat berupa perintah SQL atau perintah khusus MySQL.
* Perintah-perintah yang bukan SQL dapat dipendekkan dengan menggunakan \ dan huruf depan perintah.
* Perintah help atau \h digunakan untuk menampilkan daftar dan aturan memberikan perintah di lingkungan MySQL.
* Perintah-perintah dalam lingkungan MySQL tidak menerapkan aturan case sensitive, tetapi case insensitive yaitu perintah bisa dituliskan dalam huruf besar atau pun huruf kecil.
* Aturan case sensitive diterapkan pada penamaan objek-objek dalam database seperti nama database atau nama table, namun aturan ini hanya ada dalam lingkungan Unix dan Linux.
* Untuk melihat perintah-perintah yang sudah pernah kita ketikkan, tekan tombol tanda panah atas.

Adapun cara perancangan database berikut perintah sql dalam perancangan database adalah sebagai berikut :
1.      Membuat database : create database nama_database;
2.      Menampilkan database yang ada dalam computer : show databases;
3.      Menghapus database : drop database nama_database;
4.      Menggunakan/ memilih database : use nama_database;
5.    Membuat table : Create table namatabel (namafield1 type(length),namafield2 type(length),nama field n…… type (length));
Contoh : create table mahasiswa(npm char(9), nama_mahasiswa varchar(20),umur int(2),alamat text, primary key(npm));
create table mata_kuliah(kode_matkul char(5), nama_matkul varchar(30), primary key(kode_matkul));
create table krs(npm char(9), kode_matkul char(5), semester int(2), tahun_ajaran char(10), primary key (npm,kode_matkul,semester));

KUMPULAN SYNTAX MYSQL
1. Create Database
Digunakan untuk membuat database baru.
Syntax dasar:
CREATE DATABASE database_nama
Contoh:
CREATE DATABASE databaseku

2. Create Table
Digunakan untuk membuat tabel data baru dalam sebuah database.
Syntax dasar:
CREATE TABLE
(
Column_name1 table_nama data_type
Column_name2 table_nama data_type
Column_name3 table_nama data_type
)
Contoh:
CREATE TABLE bukutamu
(
Id int,
Nama varchar (255),
Email varchar(50),
Kota varchar(255)
)

3. Select
Digunakan untuk memilih data dari table database.
Syntax dasar:
SELECT column_name(s)
FROM table_name
Atau
SELECT * FROM table_name
Contoh 1:
SELECT nama,email FROM bukutamu
Contoh 2:
SELECT * FROM bukutamu

4. Select Distinct
Digunakan untuk memilih data-data yang berbeda (menghilangkan duplikasi) dari sebuah table database.
Syntax dasar:
SELECT DISTINCT column_name(s)
FROM table_name
Contoh:
SELECT DISTINCT kota FROM bukutamu

5. Where
Digunakan untuk memfilter data pada perintah Select
Syntax dasar:
SELECT column name(s)
FROM table_name
WHERE column_name operator value
Contoh:
SELECT * FROM bukutamu
WHERE kota=’PAMULANG’

6. Order By
Digunakan untuk mengurutkan data berdasarkan kolom (field) tertentu. Secara default, urutan tersusun secara ascending (urut kecil ke besar). Anda dapat mengubahnya menjadi descending (urut besar ke kecil) dengan menambahkan perintah DESC.
Syntax dasar:
SELECT column_name(s)
FROM table_name
ORDER BY column_name(s) ASC|DESC
Contoh 1:
SELECT * FROM bukutamu
ORDER BY nama
Contoh 2:
SELECT * FROM bukutamu
ORDER BY id DESC

7. Like
Digunakan bersama dengan perintah Where, untuk proses pencarian data dengan spesifikasi tertentu.
Syntax dasar:
SELECT column_name(s)
FROM table_name
WHERE column_name LIKE pattern
Contoh 1:
SELECT * FROM bukutamu
WHERE nama LIKE ‘a%’
Keterangan :
Contoh di atas digunakan untuk pencarian berdasarkan kolom nama yang berhuruf depan “a”.
Contoh 2:
SELECT * FROM bukutamu
WHERE nama LIKE ‘a%’
Keterangan :
Contoh di atas digunakan untuk pencarian berdasarkan kolom nama yang berhuruf belakang “a”.

8. In
Digunakan untuk pencarian data menggunakan lebih dari satu filter pada perintah Where.
Syntax dasar :
SELECT column_name(s)
FROM table_name
WHERE column_name IN (value1,value2, . . .)
Contoh:
SELECT * FROM bukutamu
WHERE kota IN (‘Tangerang’,’Depok’)

9. Between
Digunakan untuk menentukan jangkauan pencarian.
Syntax dasar:
SELECT column_name(s)
FROM table_name
WHERE column_name
BETWEEN value1 AND value2
Contoh :
SELECT * FROM bukutamu
WHERE id
BETWEEN 5 and 15
Keterangan :
Contoh di atas digunakan untuk mencari data yang memiliki nomor id antara 5 dan 15.

10.  Insert Into
Digunakan untuk menambahkan data baru di tabel database.
Syntax dasar :
INSERT INTO table_name
VALUES (value1,value2,value3, . . .)
Atau
INSERT INTO table_name (column1,column2,column3, . . .)
VALUES (value1,value2,value3, . . .)
Contoh 1:
INSERT INTO bukutamu
VALUES (1,’Arlicious’,’arly@arlicious.com’,’Tangerang’)
Contoh 2:
INSERT INTO bukutamu (id,nama,email,kota)
VALUES (1,’Arlicious’,’arly@arlicious.com’,’Tangerang’)
 
11.  Update
Digunakan untuk mengubah/memperbarui data di tabel database.
Syntax dasar:
UPDATE table_name
SET column1=value,column2=value, . . .
WHERE some_column=some_value
Contoh :
UPDATE bukutamu
SET email=’arly@arlicious.com’, kota=’Tangerang’
WHERE

12.  Delete
Digunakan untuk menghapus data di table database. Tambahkan perintah Where untuk memfilter data-data tertentu yang akan dihapus. Jika tanpa perintah Where, maka seluruh data dalam tabel akan terhapus.
Syntax dasar :
DELETE FROM table_name
WHERE some_column=some_value
Contoh:
DELETE FROM bukutamu
WHERE id=1

13.  Inner Join
Digunakan untuk menghasilkan baris data dengan cara menggabungkan 2 buah tabel atau lebih menggunakan pasangan data yang match pada masing-masing tabel. Perintah ini sama dengan perintah join yang sering digunakan.
Syntax dasar :
SELECT column_name(s)
FROM table_name1
INNER JOIN table_name2
ON table_name1.column_name=table_name2
column-name
contoh :
SELECT bukutamu.nama,bukutamu.email,order.no_order
FROM bukutamu
INNER JOIN order
ON bukutamu.id=order.id
ORDER BY bukutamu.nama

14.  Left Join
Digunakan untuk menghasilkan baris data dari tabel kiri (nama tabel pertama) yang tidak ada pasangan datanya pada tabel kanan (nama tabel kedua).
Syntax dasar :
SELECT column_name(s)
FROM table_name1
LEFT JOIN table_name2
ON table_name1.column_name=table_name2.
column_name
contoh :
SELECT bukutamu.nama,bukutamu.email,order.no_order
FROM bukutamu
LEFT JOIN order
ON bukutamu.id=order.id
ORDER BY bukutamu.nama

15.  Right Join
Digunakan untuk menghasilkan baris data dari tabel kanan (nama tabel kedua) yang tidak ada pasangan datanya pada tabel kiri (nama tabel pertama).
Syntax dasar :
SELECT column_name(s)
FROM table_name1
RIGHT JOIN table_name2
ON table_name1.column_name=table_name2
column_name
contoh :
SELECT bukutamu.nama,bukutamu.emailmorder.no_order
FROM bukutamu
RIGHT JOIN order
ON bukutamu.id=order.i
ORDER BY bukutamu.nama

16.  Full Join
Digunakan untuk menghasilkan baris data jika ada data yang sama pada salah satu tabel.
Syntax dasar :
SELECT column_name(s)
FROM table_name1
FULL JOIN table_name2
ON table_name1.column_name=table_name2
column_name
Contoh :
SELECT bukutamu.nama,bukutamu.email,order.no_order
FROM bukutamu
FULL JOIN order
ON bukutamu.id=order.id
ORDER BY bukutamu.nama

17.  Union
Digunakan untuk menggabungkan hasil dari 2 atau lebih perintah Select.
Syntax dasar :
SELECT column_name(s)FROM table_name1
UNION column_name(s) FROM table_name2
Atau
SELECT column_name(s) FROM table_name1
UNION ALL
SELECT column_name(s) FROM table_name2
Contoh :
SELECT nama FROM mhs_kampus1
UNION
SELECT nama FROM mhs_kampus2

18.  Alter Table
Digunakan untuk menambah, menghapus, atau mengubah kolom (field) pada tabel yang sudah ada.
Syntax untuk menambah kolom :
ALTAR TABLE table_name
ADD column_name datatyoe
Contoh :
ALTER TABLE Persons
ADD DateOfBirth date
Syntax untuk menghapus kolom :
ALTER TABLE table_name
DROP COLUMN column_name
Contoh :
ALTER TABLE Persons
DROP COLUMN DateOfBirth
Syntax untuk mengubah kolom :
ALTER TABLE table_name
ALTER TABLE clumn_name datatype
Contoh :
ALTER TABLE Persons
ALTER COLUMN DateOfBirth year

19.  Now ()
Digunakan untuk mendapatkan informasi waktu (tanggal dan jam saat ini.)
Syntax dasar :
Now()
Contoh :
SELECT NOW()

20.  Curdate
Digunakan unutk mendapatkan informasi tanggal saat ini.
Syntax dasar :
Curdate()
Contoh :
SELECT CURDATE()

21.  Curtime()
Digunakan untuk mendapatkan informasi jam saat ini.
Syntax dasar :
Curtime()
Contoh :
SELECT CURTIME()

22.  Extract()
Digunakan untuk mendapatkan informasi bagian-bagian dari data waktu tertentu, seperti tahun, bulan, hari, jam, menit, dan detik tertentu.
Syntax dasar :
Extract(unit FROM date)
Keterangan :
Parameter unit dapat berupa :
• MICROSECOND
• SECOND
• MINUTE
• HOUR
• DAY
• WEEK
• MONTH
• QUARTER
• YEAR
• SECOND_MICROSECOND
• MINUTE_SECOND
• HOUR_MICROSECOND
• HOUR_SECOND
• HOUR_MINUTE
• DAY_MICROSECOND
• DAY_SECOND
• DAY_MINUTE
• DAY_HOUR
• YEAR_MONTH
Contoh :
SELECT EXTRAXT (YEAR FROM tglorder( AS Th_Order, EXTRACT (MONTH FROM tglorder) AS Bulan_Order,EXTRACT (FAY FROM tglorder AS Hari_Order,
FROM order
WHERE

23.  Date_Add() dan Date_Sub()
Fungsi Date_Add() digunakan unutk menambahkan interval waktu tertentu pada sebuah tanggal, sedangkan fungsi Date_Sub() digunakan untuk pengurangan sebuah tanggal dengan interval tertentu.
Syntax dasar :
DATE_ADD (date,INTERVAL expr type)
DATE_SUB (date,INTERVAL expr type)
Keterangan :
Tipe data parameter INTERVAL dapat berupa :
• MICROSECOND
• SECOND
• MINUTE
• HOUR
• DAY
• WEEK
• MONTH
• QUARTER
• YEAR
• SECOND_MICROSECOND
• MINUTE_MICROSECOND
• MINUTE_SECOND
• HOUR_MICROSEDOND
• HOUR_SECOND
• HOUR_MINUTE
• DAY_MICROSECOND
• DAY_SECOND
• DAY_MINUTE
• DAY_HOUR
• YEAR_MONTH
Contoh 1:
SELECT id,DATE_ADD (tglorder,INTERVAL 30 DAY)
AS Waktu_pembayaran
FROM order
Contoh 2:
SELECT id,DATE_SUB(tglorder,INTERVAL 5 DAY) 
AS Pengurangan_Waktu
FROM order
 
24.  DateDiff()
Digunakan untuk mendapatkan informasi waktu di antara 2 buah tanggal.
Syntax dasar :
DATEIFF(date1,date2)
Contoh :
SELECT DATEIFF(‘2010-06-30’,’2010-06-29’)
AS Selisih_waktu

25.  Date_Format()
Digunakan untuk menampilkan informasi jam dan tanggal dengan format tertentu.
Syntax dasar :
DATE_FORMAT(date,format)
Keterangan :
Parameter format dapat berupa :
• %a, nama hari yang disingkat
• %b, nama bulan yang disingkat
• %c, bulan (numerik)
• %D hari dalam sebulan dengan format English
• %d, hari dalam sebulan (numerik 00-31)
• %e, hari dalam sebulan (numerik 0-31)
• %f, micro detik
• %H, jam (00-23)
• %h, jam (01-12)
• %I, jam (01-12)
• %i, menit (00-59)
• %j, hari dalam setahun (001-366)
• %k, jam (0-23)
• %l, jam (1-12)
• %M, nama bulan
• %m, bulan (numerik 00-12)
• %p, AM atau PM
• %r, waktu jam dalam format 12 jam (hh:mm:ss AM or PM)
• %S, detik (00-59)
• %s, detik (00-59)
• %T, waktu jam dalam format 24 jam (hh:mm:ss)
• %U, minggu (00-53) dimana Sunday sebagai hari pertama dalam seminggu
• %u, minggu (00-53) dimana Monday sebagai hari pertama dalam seminggu
• %W, nama hari kerja
• %w, hari dalam seminggu (0=Sunday, 6=Saturday)
• %X, tahun dalam seminggu dimana Sunday sebagai hari pertama dalam seminggu (4 digits) digunakan dengan %V
• %x, tahun dalam seminggu di mana Monday sebagai hari pertama dalam seminggu (4 digits) digunakan dengan %v
• %Y, tahun 4 digit
• %y, tahun 2 digit
Contoh :
DATA_FORMAT (NOW(),’%b %d %Y %h : %i %p’)
DATE_FORMAT (NOW(),’%m-%d-%Y’)
DATE_FORMAT (NOW(),’%d %b %Y’)
DATE_FORMAT (NOW(),’%d %b %Y %T : %f’)

26.  Drop Table
Digunakan untuk menghapus tabel beserta seluruh datanya.
Syntax dasar :
DROP TABLE table_name
Contoh :
DROP TABLE mhs

27.  Drop Database()
Digunakan untuk menghapus database.
Syntax dasar :
DROP DATABASE database_name

28.  AVG()
Digunakan untuk menghitung nilai-rata-rata dari suatu data.
Syntax dasar :
SELECT  AVG (column_name) FROM table_name
Contoh :
SELECT AVG(harga) AS Harga_rata2FROM order

29.  Count()
Digunakan untuk menghitung jumlah (cacah) suatu data.
Syntax dasar :
SELECT COUNT (column_name) FROM table_name
Contoh :
SELECT COUNT(id) AS Jumlah_tamu FROM bukutamu

30.  Max()
Digunakan untuk mendapatkan nilai terbesar dari data-data yang ada.
Syntax dasar :
SELECT MAX (column_name) FROM table_name
Contoh :
SELECT MAX(harga) AS Harga_termahal FROM order
 
31.  Min()
Digunakan untuk mendapatkan nilai terkecil dari data-data yang ada.
Syntax dasar :
SELECT MIN (column_name) FROM table_name
Contoh:
SELECT MIN(harga) AS Harga_termurah FROM order

32.  Sum()
Digunakan untuk mendapatkan nilai total penjumlahan dari data-data yang ada.
Syntax dasar :
SELECT SUM (column_name) FROM table_name
Contoh :
SELECT SUM(harga) AS Harga_total FROM order

33.  Group By()
Digunakan untuk mengelompokkan data dengan kriteria tertentu.
Syntax dasar :
SELECT column_name,aggregate_function(column_name)
FROM table_name
WHERE column_name operator value
GROUP BY column_name
Contoh :
SELECT nama_customer,SUM(harga) FROM order GROUP BY nama_customer

34.  Having()
Digunakan untuk memfilter data dengan fungsi tertentu.
Syntax dasar :
SELECT column_name,aggregate_function(column_name)
FROM table_name
WHERE column_name operator value
GROUP BY column_name
HAVING aggregate_function(column_name) operator value
Contoh :
SELECT nama_customer,SUM(harga) FROM order
WHERE nama_customer=’Arlicious’ OR nama_customer=’Dvallen’
GROUP BY nama_customer
HAVING SUM (harga)>25000

35.  Ucase()
Digunakan untuk mengubah huruf pada data tertentu menjadi huruf besar.
Syntax dasar :
SELECT UCASE (column_name) FROM table_name
Contoh :
SELECT UCASE(nama) as Nama FROM bukutamu

36.  Lcase()
Digunakan untuk mengubah huruf pada data tertentu menjadi huruf kecil.
Syntax dasar :
SELECT LCASE (column_name) FROM table_name
Contoh :
SELECT LCASE(nama) as Nama FROM bukutamu

37.  Mid()
Digunakan untuk mengambil beberapa karakter dari field teks.
Syntax dasar:
SELECT MID(column_name,start[,length]) FROM table_name
Contoh:
SELECT MID (kota,1,4) as singkatan_kota FROM
Buku tamu

38.  Len()
Digunakan unutk mendapatkan informasi jumlah karakter dari field teks.
Syntax dasar:
SELECT LEN (column_name) FROM table_name
Contoh:
SELECT LEN(nama) as panjang_nama
FROM bukutamu

39.  Round()
Digunakan untuk pembuatan bilangan pecahan.
Syntax dasar:
SELECT ROUND (column_name,decimals)
FROM table_name
Contoh:
SELECT no_mhs, ROUND (nilai,0) as nilai_bulat
FROM tnilai
Demikian sedikit postingan untuk materi dasar mysql kali ini, semoga bermanfaat J J